Catatan Awal Kegiatan Yayasan Ultima Insani Madania

Setelah seluruh berkas dokumen legal dan administrasi yayasan selesai diproses, sejak bulan lalu yayasan Ultima Insani Madania mulai beroperasional.

Acara pertama adalah pemberian hadiah untuk siswa/siswi/santri berprestasi

Secara operasional kegiatan, setiap bulan yayasan Ultima Insani Madania mendapat donasi dana CSR dari PT. Excellent Infotama Kreasindo sebesar Rp. 1.500.000,-. ditambah dengan pemasukan lain berasal dari donasi pribadi/perorangan.

Untuk pengeluaran rutin bulanan, saat ini beberapa item pengeluaran adalah sebagai berikut :

  1. Biaya untuk operasional pengajian bulanan. Ditetapkan sebesar Rp. 500.000,- untuk keperluan pembayaran listrik, penambahan/penggantian kelengkapan buku dan lain-lain
  2. Pemberian santunan rutin bulanan berupa beras sebanyak 5 liter per orang sebanyak 16 orang. Total beras yang dibutuhkan adalah 80 liter beras. Santunan diutamakan pada lansia yang tidak bekerja/tidak memiliki penghasilan tetap. Pembelian dilakukan sebanyak 2 karung beras @60 liter, jadi persediaan beras sebanyak 120 liter.

    Dari 40 liter beras (120 liter – 80 liter), dibagikan kepada pengajar pengajian sebanyak masing-masing 10 liter/orang. Sisa 10 liter dijadikan sebagai cadangan darurat jika ada yang membutuhkan.

    Satu karung beras berisi 60 liter harganya sekitar 450 s/d 500 ribu rupiah, tergantung dari kualitas berasnya.
  3. Ada donasi langganan majalah Bobo dan National Geographic untuk keperluan tambahan koleksi di Taman Bacaan Excellent. Berjalan mulai bulan Agustus 2019 ini

Saat didirikan, modal dasar yayasan sebesar Rp. 15 juta rupiah. Dari donasi tetap CSR Excellent 1.5 juta rupiah per bulan, ada pengeluaran tetap dengan nilai sejumlah itu juga. Jadi tambahan asset yayasan berasal dari donasi personal lainnya.

Saya berpikir-pikir, kira-kira upaya apa yang elegan, normal dan masuk akal yang bisa dilakukan untuk menambah asset modal yayasan sehingga bisa meningkatkan jumlah santunan sekaligus membuat yayasan lebih mandiri.

Saya paham, namanya juga yayasan baru berdiri, yang penting sabar dan stabil agar jalannya tidak oleng. Meski demikian, jika ada tambahan pemasukan yang baik dan berkah, mengapa tidak kan ya 🙂

Jadi saya mengambil langkah pertama, yaitu menginformasikan ke group keluarga besar, jika mau beramal, berapapun nilainya, bisa ditujukan ke rekening yayasan. Alhamdulillah ada tambahan yang masuk.

Saya juga mengalihkan hasil penjualan buku untuk dijadikan sebagai donasi yayasan (tanpa mengubah/mengurangi hak royalti penulis)

Kemudian ada piutang personal yang pembayarannya dilakukan secara bulanan, atas kesepakatan, prosesnya bisa dialihkan juga untuk penambah modal dan asset yayasan.

Yang berikutnya adalah hasil kolam ikan dan kebun, rencananya sebagian pendapatannya bisa dijadikan sebagai tambahan donasi meski nilainya tidak terlalu besar.

Harapan saya, diakhir tahun ini asset yayasan bisa mencapai Rp. 50 juta. Ini adalah target terdekat agar yayasan bisa mulai belajar menata diri dan memulai awal menghidupi dirinya sendiri.

Catatan : Bagi rekan-rekan yang tertarik berdonasi baik berupa uang, buku bacaan, majalah, buku iqro, buku yasin, al-quran dan lain-lain silakan menggunakan halaman kontak pada website yayasan.

Referensi :

Operasional dan Kegiatan Yayasan Ultima Insani MadaniaSetelah seluruh berkas dokumen legal dan administrasi yayasan…

Posted by Masim Vavai Sugianto on Wednesday, 7 August 2019
Catatan Awal Kegiatan Yayasan Ultima Insani Madania

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top